HeadlinePemdaSosial

BUPATI UMI AZIZAH : “EFEK CORONA MENYEBABKAN 476 KARYAWAN DI PHK DAN 569 KARYAWAN DI RUMAHKAN”

PASOKAN BAHAN BAKU LANGKA AKIBAT MENGANDALKAN IMPOR DARI CHINA

SLAWI (eNTe.com) –  Korban pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan merumahkan karyawan mulai terjadi di Kabupaten Tegal. Menurut Bupati Tegal, pemda mesti mampu mengantisipasi perkembangan ini agar dampak ekonomi sosialnya tidak meluas.

Umi Azizah, Bupati Tegal menegaskan itu saat menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pemda Tegal untuk masa kerja 2021, kemarin (1/4/20). “Wabah Corona telah mengimbas ke PHK dan merumahkan karyawan. Dampak yang sangat terasa adalah bagi para karyawan dan keluarganya,” jelas Umi.

“Efek Corona telah mulai membawa korban PHK dan buruh yang di rumahkan. Program Pemda akan difokuskan untuk mengantisipasi dampak sosial ekonomi Corona, agar tidak meluas.” (Bupati Tegal Umi Azizah).

Menurut Bupati, berdasarkan laporan yang ada, ada 476 karyawan yang sudah di PHK dan 569 karyawan yang di rumahkan. “Saya belum tahu perkembangan terakhir, kami tentu berharap tidak ada lagi karyawan yang di PHK di Tegal,” jelasnya.

Umi meminta agar program kerja Pemda Tegal untuk 2021 fokus sebesar-besarnya menanggulangi dampak wabah Corona. “Kita mesti rumuskan program-program yang bisa mengurangi dampak dari wabah ini. Terutama terkait dengan penciptaan kemandirian, wirausaha baru dan bantuan sosial masyarakat,” jelas Umi.

PASOKAN BAHAN BAKU DAN PASAR YANG LANGKA

Sementara itu, data dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Pemda Tegal menyebutkan bahwa PHK dan merumahkan karyawan terjadi akibat perusahaan mengandalkan pasokan bahan baku dari Amerika dan China.

PT SAI Garmen di Kecamatan Warureja, berhenti operasi sejak 24 Maret 2020 sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Perusahaan ini telah merumahkan 600 karyawannya.

Sementara di Kagok Kecamatan Slawi, PT Skecht Tegal Electronik telah memPHK 243 karyawannya dan telah memberikan pesangon. Pabrik perakitan ponsel itu mempunyai karyawan sebanyak 654.

PT Sumsung Internasional juga telah memPHK 233 buruhnya. Pabrik yang berlokasi di Margasari, telah memberi pesangon kepada semua karyawan yang di PHK. (ril/KDR).

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close